Showing posts with label fasting. Show all posts
Showing posts with label fasting. Show all posts

Sunday, June 9, 2019

Buka Bersama 2019


bersama Grup Klenongan. ini salah satu bukber yang paling dinanti. masih menunggu tambah anggota baru. tidak tidak, bukan tambahan dari luar. tapi tambahan dari dalam grup ini sendiri. ah, kalian tahu maksudku kan?


di kampung. jumlah warga di RT kami cuma 20-an KK. jadinya terasa berat kalau RW menetapkan iuran per RT dengan jumlah nominal sama, RT lain bisa sampai 70-an KK. tapi justru kami jadi semacam keluarga besar. rukun. saling sayang. kompak. toleransi atas banyak perbedaan (bukan hanya agama dan ras) sangat membahagiakan.


bersama teman-teman yoga di EM Studio. sebenarnya bukan ini saja member yoga di EM. tapi cuma ini yang bisa mengklopkan waktu. tidak ada yang menghalangi keseruan.


di keluarga besarku. sebenarnya hampir lengkap. tapi ini yang masuk frame hanya sekitar setengahnya. pada ke mana sih ya...


bersama kawan musisi puisi Swaranabya. sekalian reunian setelah tiga tahun LDR-an dan kangen juga sama soul mate kita, Biscuittime.


bersama mantan bloggers yang tergabung di komunitas Loenpia. entah berapa persen yang masih ngeblog. tapi udah kadung bertahun akrab. apakah perlu ganti judul deskripsi grup?


it's not where you do it, but who are you with. I thank everyone who has been good friends and family without judgements. I love you all, hope we can do more of this in the next years.

Thursday, September 3, 2009

Review Ramadhan dan Sup Buah Ibit

Ramadhan Review and Fruit Soup

PhotoStory Friday
Hosted by Cecily and MamaGeek

Ramadhan sudah separuh jalan. Bener-bener ngga terasa, cepet banget. Rasanya belum dapat apa-apa. Apalagi kalau bicara tilawah. Kok rasanya semangatku menurun dibanding tahun lalu ya? Payah.

Ramadhan has gone half way. Feels so fast. Feels like I have done nothing. More over about reading Qur'an. I don't read as much as I did last Ramadhan. What a bad girl.

Alhamdulillah, anak-anak justru semangat. Puasa tiap hari, meskipun Ar dan Ir sempat libur puasa karena agak demam. Ar Ir baru belajar puasa, jadi puasanya setengah hari. Kalau siang makan, sementara di antara waktu makan itu lah mereka belajar menahan diri. Tapi menurutku itu tetap berat untuk anak-anak seusia mereka. Hal terberat adalah bangun jam 03.30 untuk makan sahur. Mungkin mereka tidak terlalu lapar. Tapi saat ini Semarang lagi panas, dan mereka tidak mengubah aktivitas harian mereka. Tetap bermain seperti biasa. Jadi pasti berat buat mereka melawan haus. Mereka juga masih sering tergoda untuk nyaut cemilan.

Alhamdulillah, the kids are enthusiastic. They do fasting everyday. Ar and Ir didn't couple days, because they got flu. Ar and Ir is in the period of learning to fast, so they do a half-fasting. They still have lunch, but in times between meal time they have to control themselves not to eat or drink anything. I think it's a hard thing for kids their ages. The hardest thing is to wake up at 03.30 to have sahur (the early meal before starting fasting). They may not be too hungry. But Semarang is so hot nowadays., and they don't change their daily activities. They keep playing as usual. So it must be hard to stand the thirst. Another hard thing is to avoid snacks during fasting...

Ibit sudah mulai puasa sehari penuh. Dua hari pertama perutnya masih belum terbiasa dan sempat sakit. Tapi setelah itu dia bisa nyaman dan menyesuaikan diri. Sholat taraweh di masjid juga belum absen. Ar-Ir juga mengikuti sholat taraweh sampai selesai. Memang sih, saat ceramah mereka masih memiliih keluar masjid dan main sama teman-temannya. Biar aja. kalau dilarang takutnya mereka malah ogah sholat sekalian. Wong yang tua aja suka ngantuk juga dengerinnya...

Ibit do a full-fast. First couple days she hasn't get used to and feel uncomfortable with her stomache. But after that she was okay. Sholat taraweh every night in the mosque. Ar Ir do the whole sholats. They still choose to get out the mosque and play in the mosque yard during the sermon. I let them do. I don't want to push them to stay in the mosque with a possibility they feel bored and then refuse to go to mosque again. Even I some times sleepy listening to the sermon...




Selama minggu kedua Ramadhan, Ibit jualan sup buah untuk buka puasa di depan portal blok. Hari pertama kedua masih aku dampingi, tapi setelah itu dia sudah oke melayani pembeli sendiri. Hari pertama sepi dan membosankan, mungkin karena belum banyak yang tahu. Tapi hari-hari berikutnya lumayan rame. Ibit nampaknya menikmati kegiatan ini. Kalau dihitung-hitung sih jualannya ga terlalu membawa untung, tapi menurutku ada hal yang lebih penting dari itu, Ibit belajar berwira usaha.

During week 2 Ramadhan, ibit sells fruit soup for iftar in front of our block. First day was boring frustating, no buyers. May be because no body knows, yet. But the next days were quite busy. Ibit seems to enjoy this activity. May be it doesn't bring too much profit, but I believe it brings more important benefit -- Ibit learns about entrepreneurship.

I hope we all get the benefits or Ramadhan.

Wednesday, August 26, 2009

Warak Ngendhog, a tradition.

PhotoStory Friday
Hosted by Cecily and MamaGeek

Begitu banyak cara yang dilakukan orang untuk menyambut Ramadhan. Di Semarang, binatang imajiner Warak Ngendhog muncul setiap kali menjelang Ramadhan

There are so many ways for Moslems all around the world to welcome Ramadhan, the fasting month. Here in Semarang, an imaginary animal called Warak, shows up to welcome Ramadhan.

Setiap bulan Sya'ban, bulan sebelum Ramadhan, ada semacam festival di Semarang yaitu Dugderan. Bisa dibilang ini seperti pasar malam, tapi barang-barang yang dijual adalah khas dugderan. Di antaranya celengan sapi dari tanah liat dengan berbagai ukuran, piranti masak-masakan, dan salah satunya adalah Warak.

Every Sya’ban, the month before Ramadhan, we have a festival, a fair, any thing you call it. We call it Dugderan. So many goods are sold there. But what makes it unique is there are special toys for boys girls sold only in this fair, and one of those is Warak.

Warak adalah binatang imajiner. Badannya berbentuk seperti kambing, namun kepalanya seperti naga. Warak yang berupa mainan, ukurannya relatif kecil. Memiliki empat roda. Bulu keritingnya yang seksi warna warni meriah dibuat dari kertas minyak. Belum diketahui dengan pasti sejak kapan binatang khayalan ini ditemukan, pun siapa penemunya. Para pengrajin mengaku mendapatkan keterampilan membuat warak ini secara turun temurun tanpa mengetahui sejarahnya.

Warak is an imaginary animal. Its body is like goat but its head is lika dragon’s. Warak as a toy is small. It has four wheels so you can put a rope on it, and pull it while walking, and it will follow you like a dog. Its curly sexy hair made of colorful oil paper. Nobody knows who invented Warak, or when it was invented. People who make and sell Warak nowadays get the ability making it from their parents without knowing history behind.

Puncak dari Dugderan adalah festival Warak Ngendhog. Ngendhog adalah bahasa Jawa yang berarti bertelur. Apakah ini berarti Warak itu betina? Atau sebenarnya ada betina dan jantannya, tapi hanya betinanya saja yang ikut festival? Bukan juga. Sebenarnya, malah tidak jelas apakah ada warak jantan, betina, ataukah dia hermaphrodite...

The culmination of Dugderan is the Warak Ngendhog Parade. ‘Ngendhog’ is Javanese means having eggs. The Waraks are having eggs.. Does it mean Warak is female? Or there male and female, but only the female ones join the parade?Not really. It’s not even clear whether warak is male, female or hermaphrodite…

Festival Warak Ngendhog diselenggarakan tepat sehari sebelum Ramadhan, yang kali ini jatuh pada tanggal 21 Agustus 2009. Kebetulan kemarin aku sedang berada di Jalan Pemuda, jalur yang dilalui arak-arakan festival yang diawali dari Balaikota, melalui jalan-jalan protokol dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah.

Warak Ngendhog Parade is held right one day before Ramadhan. This year it is on August 21. Fortunately I was there on the street where the parade was held, before it is going to Masjid Agung Jawa Tengah




Warak yang diarak untuk festival tentu saja berbeda dengan warak mainan yang dijual di Dugderan. Ukurannya lebih besar, rata-rata sebesar sapi bahkan ada yang lebih. Dandanannya pun lebih meriah baik deri segi warna maupun bentuknya. Kepala naganya lebih nyata, sebagian dibuat mirip dengan kepala barongsai yang bermata genit itu.

Waraks for the parade are off course different with the toy version. They are in bigger size, as big as a cow, some even more. They also dress up more colorful. The dragon head looks more real. Some are made like a Barongsai head.





Susah banget mau ngambil gambar yang bagus, penontonnya padee....ttt!!

It was a little bit difficult to take a good shot. Look at the crowd.....





Jadi... Selamat menjalankan ibadah Bulan Ramadhan!

So… Happy fasting month, for Moslems all around the world!

Friday, September 26, 2008

1 Syawal 1429H

which insha Allah will be at 1 October 2008

is coming.
segera tiba.

the day we've been waiting for, after a whole month fasting. have ramadhan given us something? have I been a better person to HIM? ugh, I don't think so. I feel I'm still the same person I was before. and it's kinda of sad. I know I did ibadah more than days out of ramadhan. but after ramadhan ends, will I still be like that? or I'll be back to my habits before?
hari yang dinanti-nanti setelah sebulan penuh beruasa. sudahkah ramadhan memberiku sesuatu? sudahkah aku menjadi orang yang lebih baik di mataNYA? ugh, kayanya belum. aku merasa aku masih orang yang sama seperti sebelum ramadhan, menyedihkan. aku tahu selama ramadhan aku lakukan ibadah lebih banyak dari hari biasa di bulan lain. tapi setelah ramadhan habis, apa aku bisa bertahan seperti itu? atau aku akan balik seperti bagaimana biasanya aku?

above it all, this might be my last change to write here before the day, since I will have to leave for Solo tonight. so I just want to wish those who celebrate:
di atas segalanya, ini mungkin kesempatan terakhirku untuk menulis sebelum hari H, soalnya nanti malam aku sudah harus berangkat ke Solo. jadi, kepada yang merayakan aku ingin ucapkan:

HAPPY EIDIL FITRI 1429H
SELAMAT IDUL FITRI 1429H

and to everyone, I apologize for all mistakes I might have done to you.
dan kepada semua orang, aku ingin mintaa maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah aku buat.


see you in a week, insha Allah.
sampapi jumpa seminggu lagi, insya Allah.

Thursday, September 11, 2008

half sleeping sahur.



sahur setengah tidur


ending sahur with a bottle of milk, half sleeping.
mimik cucu sambil setengah tidur...

as I told you on our first days fasting this ramadhan, Ar and Ir have been so good by eating sahur with us, although they do it half sleeping and I need to feed them like babies. but it's okay, really. I mean they really understand what they should not do during fasting.
seperti kuceritakan di hari-hari pertama puasa, Ar Ir pinter banget mau makan sahur meskipun sambil setengah tidur dan aku musti nyuapin seperti nyuapin bayi. tapi ga papa, beneran. maksudku, mereka ngerti banget apa yang harus mereka lakukan selama puasa.

yes they only do it half day, they can have lunch at dhuhur time which is in the high noon. but between meal times they really hold themselves not to eat or drink, no matter how hungry or thirsty they are. isn't it great? I mean, they do daily activities such as going to school, playing around the neighborhood, running, biking... and days are pretty hot nowadays.
memang mereka cuma puasa setengah hari, dan bisa makan saat dhuhur . tapi waktu-waktu di antara dua makan, mereka bener-bener menahan diri untuk tidak makan dan minum apa pun, ga peduli lapar dan haus. hebat kan? maksudku, mereka masih melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. sekolah, main, lari-larian, naik sepeda... dan hari-hari belakangan ini lumayan panas.

we're onto day 10. and they still do fasting so well, and ... they still do the early breakfast half sleeping...
sudah masuk hari 10. dan mereka masih mau jalanin puasa dengan baik. dan... sahurnya masih sambil setengah tidur...


PhotoStory Friday
Hosted by Cecily and MamaGeek



Monday, September 1, 2008

too much cheese....

kejunya kebanyakan...


I made this for day 2 sahur (earlier breakfast, that is done before adzan shubuh. adzan shubuh is the calling for shubuh prayer, indicate that dawn is coming as well). nanny has forgotten to cover the cheese well and it was a little bit drying. so I just put them all into the cooking, and it was too much... :D
bikin ini buat sahur hari kedua. si embak lupa nutup kejunya, jadi agak kering di bagian luarnya. akhirnya aku masukkin aja semua sekalian. tapi aww.... kayanya jadi kebanyakan... :D

but it's okay, the kids loved it anyway. beside, it only took 10 minutes cooking it!
ga papa lah, yang penting tetep pada doyan. cuma butuh 10 menit lho bikinnya!

slice some garlic (2) and onion (1). cut some meatballs (6). heat some margarine (1 spoon), then put in the garlic and onion until it smells good. followed by the meat ball -- mean while cut the cheese (as you like). put in some frozen vegetables (200 grams) -- continue cutting cheese. put ini cheese, some salt, and some sugar. stir stir stir... taaa... rrraaa.
iris bawang (2) dan bawang bombay (1), potong-potong bakso (6). panaskan mentega (1 sdm), masukkan bawang, bawang bombay -- sampai harum. masukkan bakso -- sambil potongin keju (suka selera). masukkan sayur beku (200 gr) -- sambil lanjutin potongin keju. masukkin keju, sedikit garam dan sedikit gula.
osreng-osreng-osreng... taaa rrraaaaa !!!!

ar and ir were so good. they woke up at 03.00 for sahur together with us. I had too feed them, because they ate with their eyes half closing. well, I was sleepy too actually.
I asked Dan, who has finished eating first to continue feeding while I was eating. but he just stare at the TV and the children fell asleep again... :P
ar ir pinter deh, mereka mau dibangunin jam 03.00 makan sahur. ya... meskipun makannya musti nyuapin, soalnya sambil ngantuk-ngantuk. padahal aku sendiri juga ngantuk.
si bapak lagi, udah selesai makan, dimintain tolong gantian nyuapin sementara aku makan, eh malah terpukau sama eko dan parto di tipi. anak-anak jadi merem lagi... :P

first day gone well. the children do half fasting. they still have lunch. but they learn not to eat or drink anything between eating times. it is just a learning process for them anyway, before they grow up and fasting is a must.
hari pertama kemaren terhitung sukses. anak puasa setengah hari sih, tapi alhamdulillah mereka bisa nahan diri untuk tidak makan atau minum di antara waktu-waktu makan. cuma ar sempet lupa sekitar jam delapanan, haus kali... maen sepedanya terlalu bersemangat... jangankan anak-anak, yang tua aja kalo hari pertama kadang lupa juga. (pengen deh lupa... ihihii)

hopefully we can get through this month well...
mudah-mudahan lancar puasanya...

Saturday, August 30, 2008

marhaban yaa ramadhan

welcome ramadhan

tanggal 1 september 2008 insya Allah juga akan sekaligus menjadi tanggal 1 ramadhan 1429
bulan mulia yang dinanti-nanti umat islam di seluruh dunia. ketika semua ibadah dilipatgandakan pahalanya oleh Allah.
selamat berpuasa bagi yang menjalankannya...

1st september 2008 will insha Allah be 1st ramadhan 1429 as well. a holy month that every moslem in the whole world has been waiting for. a holy month where we have to be fasting the whole month, when every ibadah is given multiplied blessing from Allah.
have a holy fasting month to everyone having it...