Sunday, September 22, 2013

14

we make mistakes, then we regret
we can forgive, but can not forget
still we learn, some things don't deserve our sacrifaction.

What happen to Cinderella and the Prince after the wedding? The fairy tale said the got married and live happily ever after. I hope they do.
Apa yang terjadi pada Cinderella dan Pangeran setelah pesta pernikahan? Kata dongeng, mereka menikah dan hidup bahagia selamanya. Semoga.

'Coz in live I find, marriage is way more than live happily ever after. It is a compromizing ever after. You change. Your spouse changes. Life changes. And after since, life is a never ending adaption. Once you may find it hard, and you make mistakes. Some times you don't realize it at all. Some times you realize it is wrong and try to make it right. But there are times you realize it and choose to ignore...
Karena dalam hidup aku mendapati pernikahan lebih dari sekedar hidup bahagia selamanya. Tapi kompromi tiada habisnya. Kau berubah. Pasanganmu berubah. Hidup berubah. Dan sejak itu, hidup adalah adaptasi tak berkesudahan. Sekali waktu kau merasa berat, dan berbuat kesalahan. Kadang kau tidak  menyadarinya. Kadang kau menyadari itu salah dan ingin memperbaiki. Tapi ada juga saat kau memilih tidak peduli meski sadar itu salah...

As I walk the miles, I know I've made lots of mistakes. The small ones. The biggest one. But sure I wouldn't call this gorgeous young lady a mistake...
Menempuh perjalanan sejauh ini, aku tahu aku banyak berbuat kesalahan. Yang kecil. Yang besar. Tapi jelas aku tidak akan menyebut gadis istimewa ini kesalahan...



...neither these silly boys we often call possums...
...juga dua cowok konyol yang sering kami panggil possums ini...



...neither this lovely boy I can't live without.
...atau si kecil yang aku tidak bisa hidup tanpanya.



And therefore it would be a mistake to call the years we've passed a mistake.
Dan karenanya, adalah kesalahan menganggap tahun-tahun yang kami lalui sebagai kesalahan.


Either we are the drivers, or the ride. One thing is sure, we are the ones to carry on the children to a better life. And so, we should never give up compromizing and adapting each other through all changes along the way... 
Kami supirnya, atau mungkin kendaraannya. Yang jelas, kamilah yang harus mengantar mereka menyambut kehidupan yang lebih baik. Dan untuk itu, tidak sepantasnya kami menyerah untuk tetap berkompromi dan saling beradaptasi menghadapi semua perubahan di sepanjang jalan...


Hope we will always be strong. 
Semoga kami bisa tetap bertahan.


=========================================================
Kisah pernikahan ini diikutsertakan pada Giveaway 10th Wedding Anniversary by Heart of Mine

30 comments:

liannyhendrawati said...

aku baru tahu blognya mbak La yang ini.
Smoga kehidupan pernikahan mbak La langgeng sampai kakek nenek, smoga kesehatan, kebahagiaan dan perlindungan Tuhan menyertai mbak La sekeluarga. Doa yang sama kutujukan buat mbak Uniek.
Smoga sukses ngontesnya mbak La..

Esti Sulistyawan said...

Blognya banyak ya Mbak

Selamat hari ulang tagun pernikahan
Semoga bisa melalui tahun-tahun ke depan dengan penuh kebahagiaan bagi keluarga
Mengantarkan anak-anak menuju ke jalan yang terbaik. Aamiin3.

Melly said...

Mba...karena aku nggak begitu ngerti bahasa Inggris, aku mau ngucapin selamat aja ya buat ulang tahun pernikahannya :)

Semoga tetap bahagia lahir batin mengarungi rumah tangganya, semakin cinta sama pasangan, saling ngerti dan saling melengkapi sampai akhir hayat memisahkan :)

Dwi Aprily - The Ordinary Woman said...

Fotonya cantik-cantik..quotesnya keren banget mbak...semoga langgeng dan bahagia dunia-akherat :)
dwi.aprily@Yahoo.co.id

astin astanti said...

Mba La, aku bukan seorang yang penggila etnik. Kalau aku ketemu barang-barang etnik seperti tas batok ini *aku balkalan langsung nangis dan pingin ke Jogja. Hubungannya karena jogja menyimpan kenangan indah masa remaja dan segala macam barang etnik ada di sana. Kalau tas batok dan gelang itu sampai ke rumahku dengan cantiknya. aku pakai ke kantor biar terasa jiwaku ada di Jogja.

alamat email astinastanti@gmail.com

KAlau komentar untuk artikel yang bahasa Inggris... kalimat di atas itu aku suka...kita membuat kesalahan tapi menyesalinya..huuu uh, padahal dari kesalahan semuanya itu belajar.

Mba La...selamat untuk kehidupan bahagiamu, bahagia kalian, semoga selalu menjadi panutan untuk anak-anakmu kelak, amiin

Thiya Renjana said...

Sakinah yang sesungguhnya adalah ketika melihat senyum suami dan anak-anak kita.. persis seperti di foto blog ini :)

Semoga bahagia selamanya ya, Mba La

Thiya Renjana said...

Sakinah yang sesungguhnya adalah melihat senyum suami dan anak-anak, seperti dalam foto-foto ini.. :)

Semoga bahagia selamanya ya, Mba La...

Ria Octaviansari said...

Dear mbak latree dan belahan jiwa beserta anak-anak terkasih,


selamat ulang tahun pernikahan, semoga selalu saling setia dalam untung dan malang, dalam suka dan duka, dalam sehat dan sakit. dan semoga anak-anak terkasih selalu sehat dan menjadi sumber kebahagiaan ditengah-tengah keluarga.
dan semoga aku yang menang...horeeee

bunda aisykha said...

mba,,bhasa inggris ya,,he he aku pahamnya yg ada terjemahannya doang tuh,,kok possums sih manggilnya mba,,jd inget 2 possum di ice age deh,,btw,,happy wedding anniversary ya mba,,smoga langgeng dunia akhirat,,

rinibee said...

Aah.. tentrem banget baca postingan ini.. Dan mba La udah 14 tahun aja pernikahannya..

Semoga langgeng terus dunia akhirat ya Mba.. :)

Salut sama si jenius mba Ibit yang bakatnya nurun dari ibunya.. Juga selalu takjub lihat si kembar Ar dan Ir (sudah bisa membedakan belom mba? :P) *efek nggak punya anak cowok*
Dan cerita inspiratif mba La tentang dek Aik.. :)


Saya harus banyak belajar padamu mba.. :)

*sungkem*

*menjura*

Orin said...

Mbak Laaaaa....happy anniversary-nya, semoga bahagia selalu bersama belahan jiwa dan anak2 terkasih hingga ke surga kelak. Aamiin...

Helda said...

Mengharukan ini, "hidup adalah adaptasi tak berkesudahan". Aku suka Mbak, memaknai kata-katamu. Hope you're all always be strong

Nia Haryanto said...

Wuih... jalan-jalannya seruuuu. Mo jalan-jalan juga ah. *mupeng* :D

jiah said...

Selamat ulang tahun buat pernikahannya....

Aku suka bagian
Karena dalam hidup aku mendapati pernikahan lebih dari sekedar hidup bahagia selamanya. Tapi kompromi tiada habisnya.

Nah! Kompromi itu yang harus dicari sebelum pernikahan...

Siapa yah yg mau kompromi semacam itu dgku? hahahah

sari widiarti said...

ini kayaknya pernah baca di blogdetiknya mbak la ya? eh bener gak sih *ditimpuk gelang* *hup, tangkep*...

klo baca tulisan mbak la ini, secara saya masih single dan masih terlalu muda untuk bicara pernikahan *halah*
kayaknya memang bukan untuk bahagia selamanya, tetapi setidaknya kita hidup selamanya bersama pasangan, apapun itu jalan ceritanya..
gitu sih.. jangan ditimpuk batok kelapa, ditimpuk gelang aja, aku mau kok :D

yati rachmat said...

Happy wedding anniversary for Mak Latree Manohara. Speaking about mistakes that come along with marriage, nobody can ignore it, but no matter you did wrong, forgiveness from each of you will always be there. Why? Because, genuine love is there too.

Lusi said...

So sweet dear. Lovely family. Take care of the boys ^.^

Mira Aqila said...

waaaaaaaaaa keren kata2nya...
semoga tambah langgeng ya.... tak menyangka ternyata emak satu ini dah punya anak 4 :) tapi mukanya muda banget.. #iri

anyway ... met milad pernikahan yaaaaaaaa...... semoga diberikan keberkahan dunia akhirat... #berasanyanyidangdutRitaSugiarto

Aminnn
:))))

Titis Ayuningsih said...

Selamat hari pernikahan Mak Latree ^^

Semoga selalu diberikan kesehatan untuk Mak sekeluarganya serta menjadi Ibu & Istri yang baik untuk anak" dan suaminya, sakinah mawadah dan waramah..penuh berkah Aamiin.


titisyakuyaya@yahoo.com

nisya aja said...

Semoga hati dan rasanya senantiasa terbuka untuk kompromi...meski terkadang ego tak bisa ditahan... Namun kemauan untuk itu patut untuk dihargai...

"Met anniversary...moga langgeng dan terus melenggang hingga akhir jaman...."

Happy for u and ur fam jeng...:D

Nisya...tetangga di twitter...qiqiqiqi

nisya aja said...

Semoga hati dan rasanya senantiasa terbuka untuk kompromi...meski terkadang ego tak bisa ditahan... Namun kemauan untuk itu patut untuk dihargai...

"Met anniversary...moga langgeng dan terus melenggang hingga akhir jaman...."

Happy for u and ur fam jeng...:D

Nisya...tetangga di twitter...qiqiqiqi

nisya aja said...

Semoga hati dan rasanya senantiasa terbuka untuk kompromi...meski terkadang ego tak bisa ditahan... Namun kemauan untuk itu patut untuk dihargai...

"Met anniversary...moga langgeng dan terus melenggang hingga akhir jaman...."

Happy for u and ur fam jeng...:D

Nisya...tetangga di twitter...qiqiqiqi

Hana sugiharti said...

Emakkkkk happy unniversaire yaaaaa
semoga SAMARA selalu :D

dya said...

Bener banget mbak...pernikahan adalah kompromi dua kepala. Selamat untuk empat belas tahunnya :)

Uniek Kaswarganti said...

matur nuwun utk partisipasinya mba Latree :)

catatan kecilku said...

Mbak... selamat merayakan anniversary ya...
Ke-14 tahun ya?
Semoga senantiasa mendapatkan barokah mbak. Aamiin.

Santi Dewi said...

aamiin. semoga terus langgeng sampai hari tua

Sumarti Saelan said...

Semoga tercapai mak, abadi hingga maut memisahkan :)

Sumarti Saelan said...

Amin mak, semoga abadi hingga maut memisahkan :)

wurinugraeni said...

14 tahun? wow *sungkem :)